SEMARANG: PT Sido Muncul semakin agresif memperluas usahanya dengan memproduksi bahan pakan ternak dan pupuk bio organik sebagai temuan baru yang bakal dikembangkan, setelah sukses membangun pabrik bahan baku jamu dan perhotelan.
Dirut PT Sido Muncul Irwan Hidayat mengatakan setelah melalui berbagai penelitian terhadap limbah jamu selama hampir empat tahun, kini hasilnya dapat dijadikan bahan pakan ternak untuk penggemukan hewan ternak serta pupuk bio organik untuk semua tanaman.
Teknologi penggemukan hewan ternak, lanjutnya, termasuk perikanan dengan bahan pakan dari limbah jamu itu, kini sudah mulai dipasarkan baik untuk kebutuhan domestik maupun ekspor. Begitu juga pupuk cair bio organik yang sudah diperkenalkan kepada para petani serta sejumlah industri hortikulutra beberapa waktu lalu.
“Untuk pupuk bio organik yang menggunakan label O-Mega Feltilizer produksi Sido Muncul sudah diekspor ke Timur Lestye, Belanda, Malaysia, Afrika dan kali ini Amerika Serikat eskpor perdana mulai direalisaikan untuk memenuhi pemesanan pengusaha horikultura dari California sebanyak 18 ton, ” ujarnya seusai melepas ekspor perdana pupuk O-Mega satu kontainer ke Amerika Serikat hari ini.
Setelah Amerika Serikat, dia menambahkan segera disusul persiapan ekspor ke China, Taiwan dan Australia. Sementara untuk pasar domestik dengan menggunakan label Herbafarm sudah lebih dulu dipasarkan di wilayah Jateng, Jatim, Jabar, Papua, Sulawesi, Kalimantan dan Sumatera serta Nusa Tenggara.
Saat ini pabrik pupuk bio organik Sido Muncul memiliki kapasitas 100.000 liter per hari untuk jenis cair dan 15 ton per hari untuk pupuk jenis padat, bahkan masih dapat ditingkatkan lagi menjadi enam kali jika permintaan pasar meningkat.
Dia menuturkan terapan teknologi pemanfaatan pupuk bio organik di wilayah Jateng merupakan yang pertama kali diujicobakan tahun lalu terhadap padi Gemawangi dan hasilnya mampu meningkatkan produktivitas dari 5 ton per hektare menjadi 12 ton.
Selain itu, lanjutnya, pemupukan biasa umur padi Gemawangi mencapai 120 hari baru bisa dipanen, tapi dengan Herbafarm cukup 90 hari.
Menurut dia, semua pupuk bio organik maupun bahan pakan ternak produksi Sido Muncul dipasarkan melalui anak perusahaan PT Nutrend Internasional yang memiliki jaringan distributor cukup luas, mengingat perusahaan ini bergerak di bidang Multi Level Marketing (MLM).
Komisaris PT Nutrend Internasional David Hidayat selaku distributor pupuk bio organik mengatakan uji coba pupuk produk Sido Muncul di Amerika dilakukan kurang lebih memakan waktu satu tahun dan kini mulai mengalir banyak pemesanan.
Omega Fertilizer, dia menambahkan sudah melewati rangkaian uji coba di USA yaitu salah satunya diuji coba pada tanaman strawberry, yang hasilnya buah strawberry menjadi lebih besar dari biasanya dengan masa panen yang sama.
Pupuk bio organik O-Mega Fertilizer dengan kemasan botol plastik berisi satu liter merupakan pupuk bio-organik yang diproduksi Sido Muncul dengan bahan baku dari hasil samping/limbah produksi produk perusahaan jamu tradisional terbesar itu.
“Dengan cara fermentasi dan diambil cairannya. Pupuk ini memiliki kelebihan dibanding pupuk organik cair lain yaitu pupuk yang ramah lingkungan karena bersifat organik dan di dalamnya terdapat mikrobia-mikrobia yang bermanfaat bagi tanaman,” ujarnya..
Mikrobia, lanjutnya, yang diperkaya sangat menguntungkan bagi pertumbuhan tanaman, nutrisi – nutrisi essential dan bio protectant yang berasal dari bahan jamu, sehingga pupuk O-MEGA Fertilizer bermanfaat untuk meningkatkan hasil panen dengan kualitas unggulan.
“Bahkan mampu memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah, merangsang pertumbuhan tanaman, meningkatkan daya tahan terhadap serangan hama maupun penyakit serta dapat mengurangi dosis pupuk kimia konvensional hingga 50%,” tuturnya.
O-MEGA Fertilizer juga sudah memiliki sertifikat OMRI dan CDFA yang merupakan persyaratan untuk masuknya produk organik ke USA. Pupuk cair ini merupakan produk pupuk organik pertama Indonesia yang memperoleh sertifikat tersebut. Disamping itu telah memiliki sertifikat yang diakui juga di Uni Eropa dan kemungkinan dalam waktu dekat O-Mega Fertilizer (Herbafarm) akan mengekspor pupuknya ke wilayah Uni Eropa.
Sementara bahan pakan ternak produk Sido Muncul untuk penggemukan hewan ternak dan perikanan telah diujicobakan pertama kali di Jateng beberapa waktu lalu dan selama tiga bulan diperoleh hasil penggemukan lebih besar dari biasanya, baik terhadap hewan ternak sapi maupun perinkanan seperti ikan gurami, mujahior, nila dan lele.
“Hasil kajian sangat menggembirakan, pertambahan bobot badan hewan dengan menggunakan terapan tehnologi pakan ternak proleduksi Sido Muncul itu rata-rata lebih dari 108 gram per hari, sedangkan pertambahan bobot yang biasanya hanya sekitar 70 gram per hari,” tuturnya. (rsj)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar